DISTRIBUTOR PRODUK NASA

DISTRIBUTOR PRODUK NASA
STOCKIS NASA ,DISTRIBUTOR NASA,AGEN NASA
DISTRIBUTOR RESMI PRODUK NASA PT NATURAL NUSANTARA, MENYEDIAKAN SEMUA JENIS PRODUK:AGROKOMPLEK, KESEHATAN, KECANTIKAN, PERAWATAN TUBUH, PETERNAKAN, PERIKANAN, INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI TELP/WA 0812-3189-8048

Budidaya cengkeh dengan pupuk organik Nasa

A.PENDAHULUAN

Cengkeh merupakan salah satu komoditas pertanian yang tinggi nilai ekonominya.Baik sebagai rempah-rempah,bahan campuran rokok kretek atau bahan dalam pembuatan minyak atsiri,namun bila faktor penanaman dan pemeliharaan lainnya tidak diperhatikan maka produksi dan kualitasnya akan menjadi rendah.PT NATURAL NUSANTARA berusaha berperan dalam peningkatan produksi secara K-3 yaitu Kuantitas,Kualitas dan tetap menjaga Kelestarian lingkungan.

B.SYARAT PERTUMBUHAN

Tanaman tumbuh optimal pada 300-600 m dpl dengan suhu 22-30 derajad celcius,curah hujan yang dikehendaki 1500-4500 mm/tahun.

Tanah gembur dengan dalam solum minimum 2 m,tidak berpadas dengan pH optimal 5,5-6,5.

Tanah jenis latosol,andosol dan podsolik merah baik untuk dijadikan perkebunan cengkeh.

C.PEMBIBITAN

1.Buat bedengan untuk naungan dengan lebar 1-1,2 m dan panjang sesuai kebutuhan dengan arah membujur ke utara selatan.Kanan kiri bedengan dibuat parit sedalam 20 cm den lebar 50 cm.Diatas bedengan dibuat naungan setinggi 1,8 m dibagian timur dan 1,2 m dibagian selatan,intensitas cahaya 75%.

2.Benih dibenamkan pada media di polibag ukuran 15 cmx20cm (untuk bibit yang akan dipindahkan pada umur 1 tahun)atau ukuran 20 cm x 25 cm(untuk bibit yang akan dipindahkan pada umur 2 tahun)yang bagian bawahnya telah dilubangi 2,5 mm dengan jarak 2x2 cm.Media yang digunakan pasir halus,tanah dan pupuk kandang yang telah jadi dan diperam selama kurang lebih 1-2 minggu.Dan sebelum bibit ditanam siram tanah dengan POC NASA 5 ml/liter air atau 0,5 tutup per liter air.kemudian susun polibag pada persemaian yang telah disiapkan.

3.Penyiraman dilakukan dua kali dalam sehari.Penyiangan dilakukan 2-3 kali dalam sebulan disesuaikan dengan pertumbuhan gulma.Intensitas naungan perlahan-lahan dikurangi secara bertahap hingga tinggal 40% saat bibit dipindahkan ke lapangan.

4.Pemupukan dengan NPK dilakukan dengan dosis 10 gr/pohon/tahun atau dengan urea,SP-36 dan KCL dengan dosis masing-masing 3,5 gr/bibit/tahun.pupuk tersebut diberikan tiap 3 bulan sekali sedangkan untuk yang didalam polibag diberikan sebanyak 1,5 bulan sekali.

Catatan :Akan lebih baik pembibitan diselingi/ditambah SUPERNASA interval 4 bulan sekali dengan dosis 1 botol untuk kurang lebih 400 bibit.1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000 ml)air dijadikan larutan induk.Kemudian setiap 1 liter diberikan 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap bibit.

D.PENGAJIRAN

Pengajiran dilakukan pada blok tanaman untuk memudahkan penanaman dengan jarak tanam 8x8 m dengan pola bujursangkar atau empatpersegi panjang.

E.PENANAMAN

Cangkul tanah yang telah diberi ajir dengan ukuran lubang tanam 75x75x75 cm.Lakukan penanaman pada awal musim hujan.Berikanlah pupuk kandang 25-50 kg yang telah dicampur dengan 1 pak NATURAL GLIO dan 1,5-2 kg dolomit,campur hingga rata.Masukan 5-10 kg campuran tersebut per lubang tanah.masukan bibit dan gumpalan tanahnya kedalam lubang hingga batas leher akar.Beri peneduh buatan setinggi 30 cm dengan intensitas 50%.

Siram POC NASA secara merata dengan dosis 2-3 ml/liter air per bibit atau semprot POC NASA dosis 2 tutup/tangki.Hasil akan lebih bagus dengan menggunakan SUPERNASA dengan cara :1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml)dijadikan larutan induk.Kemudian dalam 1 liter air ditambahkan 10 ml larutan induk kemudian disiramkan untuk setiap pohonnya.

F PEMELIHARAAN TANAMAN
Pengaturan peneduh dilakukan antara 4-6 bulan sekali.

G.PEMUPUKAN

*Umur 0,5 Pupuk MAKRO :Urea 50,TSP 25,KCL 35,Dolomit 50.

*Umur 1 Pupuk MAKRO :Urea 100,TSP 50,KCL 75,Dolomit 100.

*Umur 2 Pupuk MAKRO :Urea 150,TSP 75,KCL 125,Dolomit 150.

*Umur 3 Pupuk MAKRO :Urea 200,TSP 100,KCL 150,Dolomit 200.

*Umur 4 Pupuk MAKRO :Urea 500,TSP 200,KCL 400,Dolomit 400.

*Umur 5 Pupuk MAKRO :Urea 750,TSP 300,KCL 600,Dolomit 500.

*Umur 6 Pupuk MAKRO :Urea 1000,TSP 400,KCL 800,Dolomit 750.

*Umur 7 Pupuk MAKRO :Urea 1500,TSP 500,KCL 1000,Dolomit 1000.

*Umur 8 Pupuk MAKRO :Urea 2200,TSP 600,KCL 1250,Dolomit 2000.

*Umur 9 Pupuk MAKRO :Urea 2600,TSP 700,KCL 1500,Dolomit 2500.

*Umur 10 Pupuk MAKRO :Urea 3000,TSP 800,KCL 1750,Dolomit 2900.

*Umur 11 Pupuk MAKRO :Urea 3500,TSP 900,KCL 2000,Dolomit 3300.

*Umur 12 Pupuk MAKRO :Urea 3500,TSP 900,KCL 2250,Dolomit 3800.

Catatan :Bila diberikan dua periode pemberian pupuk pertama dilakukan awal musim hujan (September-Oktober)dan kedua pada akhir musim hujan (Maret-April).Dosis tidak murlak tergantung kondisi tanah setempat.

 Siramkan SUPERNASA (0-4 tahun)dan POWER NUTRITION (diatas 4 tahun)1 botol untuk 50-100 pohon dengan dosis 0,5-1 sendok makan per 10 liter air per pohon setiap 3-6 bulan sekali atau dengan dibuat larutan induk sbb :

*1 botol (500 gr)SUPERNASA/POWER NUTRITION diencerkan dengan 5 liter air (5000 cc)jadi larutan induk.Kemudian setiap 10 liter air diberikan 50-100 cc larutan induk disiramkan untuk 1 pohon.

*Semprot POC NASA dosis 3-4 tutup + HORMONIK dosis 1 tutup pertangki setiap 1-2 bulan sekali hingga umur 5 tahun (selama masih terjangkau alat semprot).

H.PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT

1.Kutu Daun

Bagian yang diserang :ranting muda,daun muda.Gejala :Pertumbuhan yang dihisapnya akan berhenti misal ranting mengering,daun dan bunga kering dan rontok.Pencegahan gunakan PENTANA +AERO 810 atau NATURAL BVR.

2.Penggerek Ranting/Batang
Bagian yang diserang :ranting/batang.

Gejala :Liang gerekan berupa lubang kecil,serangan hebat menyebabkan ranting/batang menjadi rapuh dan mudah patah.

Pengendalian : 
Pangkas ranting/batang yang terserang,Pencegahan Gunakan PESTONA atau NATURAL BVR.

3.Kepik Helopeltis

Bagian yang diserang :
Pucuk atau daun muda.

Gejala :Biasanya pucuk akan mati dan daun muda berguguran.

Pencegahan :semprot NATURAL BVR atau PESTONA.

4.Penyakit Mati Bujang

Gejala :Matinya ranting pada ujung-ujung tanaman.

Gugurnya daun diikuti dengan matinya ranting secara bersamaan.

Pengendalian :
Pengaturan drainase yang baik,penggemburan tanah,Pencegahan Kocorkan POC NASA + HORMONIK + NATURAL GLIO.

5.Penyakit Busuk Akar

Bagian yang diserang :Perakaran.

Gejala :Pada pembibitan tanaman mati secara tiba-tiba,pada tanaman dewasa daun mengering mulai dari ranting bagian bawah.

Pengendalian :bila serangan telah ganas maka tanaman yang terserang dibongkar dan dimusnahkan,lubang bekas tanaman berikan tepung belerang 200 gr secara merata,isolasi tanaman atau daerah yang terserang dengan membuat saluran isolasi,perbaiki drainase,gunakan NATURAL GLIO sebelum tanam sebagai Pencegahan.

Catatan : 

Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi,sebaiknya alternatif terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan.

Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 0,5 tutup botol per tangki.

I.PANEN

 Cengkeh dapat mulai dipanen mulai umur tanaman 4,5-6,5 tahun,untuk memperoleh mutu yang baik bunga cengkeh dipetik saat matang petik,yaitu saat kepala bunga kelihatan sudah penuh tetapi belum membuka.

Matang petik setiap tanaman umumnya tidak serempak dan pemetikan dapat diulangi setiap 10-14 hari selama 3-4 bulan.

Bunga cengkeh dipetik per tandan tepat diatas buku daun terakhir.Bunga yang telah dipetik lalu dimasukan ke dalam keranjang/karung kecil dan dibawah ke tempat pengolahan.

J.PENANGANAN PASCA PANEN
  • Sortasi Buah.Dilakukan pemisahan bunga dari tangkainya dan tempatkan pada tempat yang berbeda.

  • Pemeraman.Pemeraman dilakukan selama 1 hari ini dilakukan untuk memperbaiki warna cengkeh menjadi coklat mengkilat.

  • Pengeringan.Pengeringan dapat dilakukan dengan mesin pengering yang menggunakan kayu bakar atau bahan bakar minyak.Dapat juga dikeringkan dengan cara alami yaitu pengeringan dengan matahari pada lantai beton agar kadar air menjadi 12-14%,dan dapat disimpan dan aman dari jamur.

  • Sortasi.Pada tahap ini cengkeh dipisahkan dari kotoran dengan cara ditampi.Kemudian cengkeh yang sudah bersih dimasukan pada karung dan dijahit.
Demikianlah ulasan Budidaya Cengkeh,semoga bermanfaat bagi Anda,Salam sukses.....!!!!!!

Layanan konsultasi dan order :

Jayanti Nasa

Kode Distributor N-405548

TLP /Whatsapp 081231898048,BBM 5823E00A

Add Facebook Kami :
https://www.facebook.com/viola.aldiano

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Budidaya cengkeh dengan pupuk organik Nasa"

Post a Comment

Flag Counter
DISTRIBUTOR NASA SRAGEN,AGEN RESMI PUPUK NASA DI SRAGEN,Distributor Nasa sragen,Nasa Sragen,Distributor Produk NASA Sragen,STOCKIST NASA SRAGEN