DISTRIBUTOR PRODUK NASA

DISTRIBUTOR PRODUK NASA
STOCKIS NASA ,DISTRIBUTOR NASA,AGEN NASA
DISTRIBUTOR RESMI PRODUK NASA PT NATURAL NUSANTARA, MENYEDIAKAN SEMUA JENIS PRODUK:AGROKOMPLEK, KESEHATAN, KECANTIKAN, PERAWATAN TUBUH, PETERNAKAN, PERIKANAN, INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI TELP/WA 0812-3189-8048

Teknik Budidaya Lada

TEKNIK BUDIDAYA LADA
I.PENDAHULUAN
     Tanaman Lada termasuk tanaman rempah yang banyak dikembangkan di Indonesia.PT.NATURAL NUSANTARA berupaya membantu meningkatkan produksi tersebut secara Kuantitas,kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan (Aspek K3).

II.SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. IKLIM
  • Cuaca hujan 2.000-3.000 mm/th
  • Cukup sinar matahari (10 jam sehari)
  • Suhu udara 20-34 derajad celcius
  • Kelembapan udara 50%-100% lengas nisbi dan optimal antara 60%-80% RH
  • Terlindung dari tiupan angin yang terlalu kencang
2.2. MEDIA TANAM
  • Subur dan kaya bahan organik
  • Tidak tergenang atau terlalu kering,pH tanah 5,5-7,0
  • Waran tanah merah sampai merah kuning seperti podsolik,lateritic,latosol dan utisol
  • Kandungan humus tanah sedalam 1-2,5m
  • Kelerengan/kemiringan lahan maksimal kurang lebih 30 derajad celcius
  • Ketinggian tempat 300-1.100 m dpl
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
3.1. PEMBIBITAN
  • Terjamin kemurnian jenis bibitnya
  • Berasal dari pohon induk yang sehat
  • Bebas dari hama dan penyakit
  • Berasal dari kebun induk produksi yang sudah berumur 10bulan-3 tahun.(Kebutuhan bibit kurang lebih 2.000 bibit tanaman perhektar)
3.2. PENGOLAHAN MEDIA TANAM
  1. Cangkul 1,pembalikan tanah sedalam 20-30 cn
  2. Taburkan kapur pertanian dan diamkan 3-4 minggu
Dosis kapur pertanian :
-Pasir dan lempung berpasir :pH tanah 3,5 ke,4,5 =0,6 ton/ha;pH tanah 4,5 ke 5,5 =0,6 ton/ha; pH tanah ke 6,5 =0,9 ton/ha
-Lempung :pH tanah 3,5 ke 4,5 =0,6 ton/ha;pH tanah 4,5 ke 5,5 =1,7 ton/ha;pH tanah ke 6,5=0,9 ton/ha
-Lempung berdebu :pH tanah 3,5 ke 4,5 =0,6 ton/ha;pH tanah 4,5 ke 5,5=2,6 ton/ha;pH tanah ke 6,5=3,2 ton/ha
-Lempung liat :pH tanah 3,5 ke 4,5=0,6 ton/ha;pH tanah 4,5 ke 5,5=3,4 ton/ha;pH tanah ke 6,5=4,2 ton/ha
     3.Cangkul 2,haluskan dan ratakan tanah

3.3. TEKNIK PENANAMAN 
  • Sistem penanaman adalah monokultur (jarak tanam 2m x 2m).Tetapi juga bisa ditanam dengan tanaman lain.
  • Lubang tanam dibuat limas ukuran atas 40 cm x 35 cm,bawah 40 cm x 15 cm dan kedalaman 50 cm.
  • Biarkan lubang tanam 10-15 hari barulah bibit ditanam.
  • Waktu penanaman sebaiknya musim penghujan atau peralihan dari musim kemarau kemusim hujan,pukul 06.30 pagi atau 16.30-18.00 sore.
  • Cara penanaman :menghadapkan bagian yang ditumbuhi akar lekat kebawah,sedangkan bagian belakang (yang tidak ditumbuhi akar lekat)menghadap keatas.
  • Taburkan pupuk kandang 0,75-100 gram/tanaman yang sudah dicampur NATURAL GLIO.
  • Tutup lubang tanam dengan tanah galian bagian atas yang sudah dicampur pupuk dasar: 1. NPK 20 gram/tanaman.2. Untuk tanah kurang subur ditambahkan 10 gram Urea,7 gram SP 36 dan 5 gram KCL pertanaman.
  • Segera setelah ditutup,disiram SUPERNASA;
  • Alternatif 1:0,5 sendok makan/5 lt air per tanaman.
  • Alternatif 2: 1botol SUPERNASA diencerkan 2 liter (2000 ml)air dijadikan larutan induk.Kemudian setiap 1 liter air diberi 20 ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon.
3.4. PEMELIHARAAN TANAMAN
3.4.1. PENGIKATAN SULUR PANJAT
     Panjatkan pada tiang panjat menggunakan tali.ikatkan dengan dipilih dan dilipat hingga mudah lepas bila sulur tumbuh besar dan akar lekatnya sudah melekat pada tiang panjat.
3.4.2. PENYIANGAN DAN PEMBUMBUNAN
     Penyiangan setiap 2-3 bulan sekali.Pembubunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan.
3.4.3. PEREMPALAN
     Perempalan atau pemangkasan dilakukan pada :
  1. Batang,dahan,ranting yang tidak produktif,atau terserang hama dan penyakit.
  2. Pucuk/batang,karena tidak memiliki dahan yang produktif.
  3. Batang yang sudah tua agar meremajakan tanaman menjadi muda kembali.
3.4.3 PEMUPUKAN SUSULAN
*Penyemprotan POC NASA (4-5 tutup)atau POC NASA (3-4 tutup)+HORMONIK (1 tutup) pertangki setiap 3-4 minggu sekali.
*Pupuk Makro diberikan sebagai berikut :
-Umur 3-4 bulan :Urea 35 gram , SP-36 15 gram , KCL 20 gram.
-Umur 4-5 bulan :Urean 35 gram , SP-36 20 gram , KCL 25 gram.
-Umur 5-6 bulan :Urean 35 gram , SP-36 25 gram ,KCL 30 gram.
-Umur 6-17 bulan :Urean 35 gram , SP-36 30 gram,KCL 35 gram.

3.4.4. PENGAIRAN DAN PENYIRAMAN
     Pada musim kemarau penyiraman sehari sekali di sore hari.Pada musim hujan tidak boleh tergenang.

3.4.5. PEMBERIAN MULSA
     Usia 3-5 bulan,beri mulsa alami berupa dedaunan tanaman tahunan atau pun alang-alang.

3.4.6. PENGGUNAAN TAJAR (AJIR)
     Sebaiknya gunakan tajar mati dari bahan kayu.Pangkal tajar diruncingian,bagian ujung dibuat cabang untuk menempatkan batang lada yang panjangnya telah melebihi tinggi tajar.Panjang tajar 2,5-3 m.

3.5. HAMA DAN PENYAKIT
3.5.1 HAMA
a.Hama penggerek Batang.
 Ciri :berwarna hitam,ukuran 3-5 mm.Serangga dewasa lebih suka menyerang bunga,pucuk daun dan cabang-cabang muda.Akibat lain bila Nimfanya (serangga muda)berupa ulat akan menggerek batang dan cabang tanaman.Pengendalian :memotong cabang batang :penyemprotan PESTONA.
b.Hama buah
Ciri : Serangga berwarna hijau kecoklatan,nimfanya tidak bersayap,berwarna bening dan empat kali ganti kulit.Serangga dewasa atau nemfanya menyerang buah sehingga isi buah kosong.Telurnya biasa diletakkan pada permukaan daun atau pada tandan buah,sirklus hidupnya sekitar 6 bulan.pengendalian :musnahkan telur dipermukaan daun,cabang,dan yang ada pada tandan buah,Gunakan PESTONA.

3.5.2. PENYAKIT
a.Penyakit busuk pangkal batang (BPB)
Penyebab :Jamur Phytopthora palmivora varpiperis.Gejala :Awal serangan sulit diketahui.Bagian yang mulai terserang pada pangkal batang memperlihatkan garis-garis coklat kehitaman dibawah kulit batang.Daun berubah warna menjadi layu (berwarna kuning).Pencegahan : Penanaman jenis lada tahan penyakit BPB.Pemberian NATURAL GLIO sebelum dan sesudah tanam.
b.Penyakit kuning
Penyebab :tidak terpenuhinya berbagai persyaratan agronomis serta serangan cacing halus yang mungkin berasosiasi dengan nematoda lain seperti Heterodera SP,M incognita dan Rotylenchus Similis.Gejala :menyerang akar tanaman lada,ditandai menguningnya daun lada.akar rambut mati,membusuk dan berwarna hitam.Cepat lambatnya gejala daun menguning tergantung berat ringannya infeksi dan kesuburan tanaman.Pengendalian :Pemberian pupuk kandang,pengapuran,pemupukan tepat dan seimbang,pemberian NATURAL GLIO sebelum dan sesudah tanam.
CATATAN :
    Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan.Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan perekat perata AERO 810,dosis +5 ml (1/2 tutup)tangki).Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di campurkan perekat perata AERO 810,dosis +5 ml (1/2 tutup)/tangki.

3.6.PANEN
3.6.1 CIRI DAN UMUR PANEN
     Panen pertama umur tiga tahun atau kurang.Ciri-ciri :tangkainya berubah agak kuning dan sudah ada buah yang masak (berwarna kuning atau merah).
3.6.2 CARA PANEN
    Pemetikan dari buah bagian bawah hingga buah bagian atas,dengan mematahkan persendian tangkai buah yang ada diketiak dahan.
3.6.3 PERIODE PANEN
    Periode panen sesuai iklim setempat,jenis lada yang ditanam dan intensitas pemeliharaan.

Semoga Teknik Budidaya Lada ini bermanfaat Bagi Anda....SALAM SUKSES.!!!!!

Pemesanan Produk Nasa Hubungi
Jyanti distributor Nasa
Tlp 081231898048



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Teknik Budidaya Lada "

Post a Comment

Flag Counter
DISTRIBUTOR NASA SRAGEN,AGEN RESMI PUPUK NASA DI SRAGEN,Distributor Nasa sragen,Nasa Sragen,Distributor Produk NASA Sragen,STOCKIST NASA SRAGEN