DISTRIBUTOR PRODUK NASA

DISTRIBUTOR PRODUK NASA
STOCKIS NASA ,DISTRIBUTOR NASA,AGEN NASA
DISTRIBUTOR RESMI PRODUK NASA PT NATURAL NUSANTARA, MENYEDIAKAN SEMUA JENIS PRODUK:AGROKOMPLEK, KESEHATAN, KECANTIKAN, PERAWATAN TUBUH, PETERNAKAN, PERIKANAN, INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI TELP/WA 0812-3189-8048

Cara Aplikasi Pupuk Ton Nasa Pada Lahan Tambak Udang -081231898048

Diadalam dunia perikanan,Udang merupakan salah satu komdits yang penting. Dari segi ekonomis ada 2 jenis udang yang paling banyak dibudidayakan di indonesia,yaitu UDANG WINDU dan UDANG VANEMEI.

Di laratbelakangi hal tersebut, PT NATURAL NUSANTARA (NASA) sejak tahun 2002 telah memiliki paket teknologi organik (Ramah ingkungan) yang sudah memenuhui aspek K-3 yaitu Kuantitas,kualitas,dan Kelestarian lingkungan.Sehingga para pembudidaya udang di indonesia khususnya udang windu dapat memenuhi kebutuhan kan meningkatkan perminyaan udang dan dapat mendapatkankeuntungan lebihbanyak.

Pupuk Tambak Organik Nusantara (TONK)
VITERNA Plus Nasa
POC NASA
HORMONIK
Probiotik Tangguh (TAPRO)

TEKNIK BUDIDAYA UDANG WINDU :

1.LOKASI LAHAN

Lokasi yang baik untuk budidaya udang ini adalah di daerah pantai dengan kondisi tanah bertekstur liat atau liat berpasir sengga mampu menahan air dan tidak mudah pecah.

Selain itu kondisi lahan harus ada air payau dengan salinitas 0 samapai 33 ppt dengan suhu optimal 26 sampai 30 derajad celcius dan bebas dari pencemaran bahan kimia yang berbahaya.Syarat lahan lainnya adalah memiliki saluran air masuk dan saluran air keluar yang terpisah.serta lokasi lahan mudah untuk mendapatkan sarana produksi yaiutu benur,pakan,pupuk,obat-obatan dan lainnya.Hal penting lainnya adalah tambak harus tersedia aliran listrik.

2.PENGOLAHAN LAHAN TAMBAK UDANG

Berikut acuan untuk pengolahan lahan demi mendapatkan hasil panen yang maksinmal serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya.

3.PENGANGKATAN LUMPUR

Setiap budidaya udang pasti meninggalkan sisa kotoran yang berupa lumpur dan sisa makanan organik. Kotoran tersebut dikeluarkan dengan cara mencangkul atau penyedotan dengan pompa air.Mengangkat Lumpur hitam yang ada diTambak.

4.PEMBALIKAN TANAH

Tanah di dasar tambak harus dibalik dengan cara dibajak atau dicangkul untuk menghilangkan gas-gas beracun yang terikat di partikel tanah.

5.PENGAPURAN

Gunakan kapur Zeolit dan Dolomit untuk menetralkan keasaman tanah dan membunuh bibit penyakit.Dengan dosis masing-masing 500kg per ha sesuai keasaman tanah.

6.PENGERINGAN

Setelah tanah di kapur,biarkan tanah mengering dan pecah-pecah,untuk membunuh bibit penyakit.

Lahan kemudian perlu diberi TON dengan dosis 2,5kg per ha dan TAPRO dengan dosis 2 sampai 3 liter per ha,untuk mengembalikan kesuburan tanah serta mempercepat pertumbuhan pakan alami berupa plankton dan menetralkan senyawa beracun.

Caranya:

Masuakan TON dan TAPRO sesuai dosis ke dalam air,aduk hingga larut,lalu siramkan secara merata keseluruh area lahan tambak.

7.PEMASUKAN AIR

Setelah dibiarkan 3 hari,giliran air dimasukan ke tambak.Pemasukan air fase pertama setinggi 10 sampai 25 cm dan biarkan 3 hari,agar bibit-bibit plankton tumbuh setelah diberi pupuk TON.Fase kedua,masukan air hingga minimal setinggi 80 cm.

8.PEMILIHAN BENUR

Benur (Benih Urang atau Udang),yang baik bisa ditandai dengan tingkat kehidupan yang tinggi,berwarna tegas (tidak pucat) baik hitam atau merah,aktif bergerak dan mempunyai alat tubuh yang lengkap.

9.TAHAP PENEBARAN BENUR

Adaptasi suhu : Plastik wadah benur direndam selama 15 sampai 30 menit.

Adaptasi udara :Plastik dibuka dan dilipat ujungnya.Biarkan terbuka dan terapung selama 15-30 menit,hal ini dimaksudkan agar terjadi penukaran udara.

Adaptasi Kadar Garam : Caranya dengan memercikkan air tambak ke dalam plastik selama 10 menit.

Pengeluaran Benur : Dengan cara memasukkan ujung plastik ke air tambak dengan perlahan dan hati-hati

10.PEMELIHARAAN UDANG

Pada Bulan pertama yang harus diperhatikan adalah kualitas air harus selalu stabil.Penambahan atau pergantian air harus dilakukn dengan hati-hati karena udang masih renta terhadap perubahan kondisi air.Dan untuk menjaga kualitas dan kestabilan air,setiap penambahan air yang baru atau maksimal 15 hari sekali diberi TON dengan dosis 1 kg per ha dan TAPRO dengan dosis setengah liter per ha.

Pada hari ke 30, Dilakukan sampling untuk melihat perkembangan udang melalui pertambahan berat udang tersebut.Udang normal pada hari ke-30,harus sudah mencapai ukuran 250 sampai 300 ekor udang per kg.Pada setiap pergantian dan penambahan air baru harus tetap diberi TON dengan dosis 1 kg per ha.

Mulai umur 60 hari atau lebih,hal yang harus diperhatikan yaitu mengontrol kualitas air dan kondisi udang.Setiap terlihat air keruh maka sebaiknya segera silakukan pergantian air.

11.PAKAN UDANG

Kebutuhan pakan awal berupa pelet untuk setiap 100.000 ekor udang adalah sebanyak 1kg.selanjutnya setiap 7 hari sekali cukup ditambahkan 1kg lagi hingga umur 30 hari.Agar pertumbuhan udang dapat maksimal dengan waktu yang singkat,maka perlu ditambahkan nutrisi lengkap dalam pakan. Pakan harus dicampur dengan VITERNA PLUS,POC NASA DAN HORMONIK yang mengandung mineral penting,protein dan vitamin dosis 1 tutup botol (10cc)per 2 sampai 3 kg pakan.

12.PANEN UDANG

Panen normal biasanya dilakukan pada umur lebih dari 90 hari dengan ukuran normal yaitu 40 per 50 ekor udang dalam 1 kg.

Ada saat dimana panen emergency.Panen emergency ini dilakukan jika udang terserang penyakit yang ganas dalam skala besar.

Selain itu,ada juga panen pasial.Panen parsial yaitu udang yang dipanen dengan syarat mutu yang baik.Hal ini ditandai dengan udang yang berukuran besar,kulit keras,licin dan bersih bersinar serta alat tubuh yang lengkap dan masih hidup dansegar.

Sedangkan saat panen yang baik yaoitu malam atau dini hari agar udang tidak terkena sinar m,atahari sehingga udang yang sudah mati tidak cepat rusak.

13.PENYAKIT UDANG

Penyebab dari udang yang berpenyakit adalah infeksi dari agen pembawa penyakit,serta penurunan kualitas air.Maka dari itu ,Pemberian TON secara rutin ke air tambak dengan dosis 1 sampai 2 kg per ha tiap 15 hari sekali mutlak harus dilakukan.untuk hasil yang optimal disertai dengan pemberian TAPRO dengan dosis 500 cc per ha yang berfungsi mengurangi bahan organik menjadi bahan tidak beracun.

Demikian teknik budidaya udang windu yang menguntungkan.Dapatkan Produk NASA untuk udang,produk unggulan resmi hanya dari PT NATURAL NUSANTARA.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Aplikasi Pupuk Ton Nasa Pada Lahan Tambak Udang -081231898048"

Post a Comment

Flag Counter
DISTRIBUTOR NASA SRAGEN,AGEN RESMI PUPUK NASA DI SRAGEN,Distributor Nasa sragen,Nasa Sragen,Distributor Produk NASA Sragen,STOCKIST NASA SRAGEN